BERBURU PENGETAHUAN TUMBUH KEMBANG ANAK

Belakangan makin banyak orangtua yang rajin berburu pengetahuan mengenai tumbuh kembang anak. Komunitas peserta milis, seminar, parenting class dan sejenisnya makin menjamur. Fenomena apa gerangan?

Agar tak “ketinggalan kereta” orangtua memang dituntut aktif meng-up date ilmu dengan berbagai cara dan media yang tersedia. Tak segan-segan mereka tampak rajin menghadiri berbagai acara terkait seperti seminar, workshop, jumpa pakar, parenting class, dan sejenisnya. Atau aktif dalam aneka milis yang terkait dengan masalah anak. Jangan salah, mereka ini bukan cuma para ibu rumah tangga atau wanita yang bekerja, lo. Kaum ayah pun tak kalah gencar menunjukkan kepedulian mereka pada pengasuhan anak. Tentu saja fenomena ini cukup menggembirakan, seperti yang tergambar dari penuturan beberapa orangtua berikut.

DIDORONG OLEH KEBUTUHAN

Gendi Jatikusumah (37), karyawan swasta yang mempunyai dua anak balita menuturkan ketertarikannya ikut aktif dalam sebuah milis kesehatan yang diketahuinya dari dokter anak langganannya. Keingintahuan mengenai seluk-beluk masalah kesehatan anaklah yang membuatnya aktif terlibat di milis tersebut. “Sebelum ikutan milis, pengetahuanku mengenai kesehatan anak relatif sedikit sekali. Kadang jadi panik juga kalau anak sakit. Dulu saya pikir kalau anak panasnya tinggi berarti sakitnya parah,” ujarnya polos.

Lain lagi dengan Adlia Sofianti (32), sekretaris yang punya seorang anak. Ia memang tidak sempat ikut milis ini dan itu, tapi mengaku rajin menghadiri acara-acara seminar dan parenting class. “Saya tertarik karena saya memang senang belajar. Apalagi ini pengalaman baru menjadi seorang ibu. Perlu pengetahuan agar tak salah langkah dalam menangani anak,” celoteh ibu yang rajin ikut parenting class sejak bayinya berusia 4 bulan.

Pendapat senada dikemukakan Sylvia (31), ibu rumah tangga yang memiliki seorang anak perempuan. Ia tak pernah bosan mengikuti berbagai workshop, terutama workshop mengenai kreativitas. “Saya ingin tahu bagaimana caranya menjadi orang tua kreatif yang mampu membuat anak pun jadi kreatif. Tentu saja pengetahuan yang saya peroleh akan saya terapkan pada anak di rumah.”

MEMETIK INFORMASI LEWAT MILIS

Menurut dr. Purnamawati Sujud Pujiarto, Sp.A (K), M.MPaed., upaya para orang tua berburu pengetahuan mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak patut mendapat acungan jempol. Pasalnya, terkait dengan urusan kesehatan anak, tanggung jawab mengenai hal ini tentu tidak bisa diserahkan sepenuhnya pada tenaga medis saja. Orangtua pun dituntut memiliki pengetahuan yang cukup, sehingga tidak bertindak grasa-grusu saat anaknya sakit. “Banyaknya kasus kesehatan yang bermunculan akibat penggunaan obat yang tidak tepat membuat saya berpikir apakah kita sudah memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita?”

Dilatarbelakangi keprihatinan semacam itu, maka atas inisiatif pasiennya akhirnya terbentuklah milis sehat@yahoogroups.com pada 19 Desember 2003. Jumlah anggotanya kini sudah mencapai angka 2.294 yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara.

Adanya keinginan orangtua untuk bertanya langsung pada pakar kesehatan maupun psikologi, membuat tabloid nakita pun tergerak untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut lewat milis nakita yang sudah ada sejak Oktober 2000. Semua hal bisa jadi bahan diskusi dan perbincangan di milis ini.

Tentunya masih banyak milis lain yang membahas masalah anak. Lewat milis-milis tersebut orangtua bisa saling berbagi pengalaman, bertanya jawab dengan narasumber, selain menjadikannya sebagai ajang diskusi, saling memberi saran/nasihat, support dan sebagainya. Toh untuk menjadi anggota milis, caranya relatif mudah tanpa dipungut biaya apa pun. Orang tua tinggal memilih milis mana yang diinginkannya sesuai dengan minat dan kebutuhan masing-masing.

AGAR LEBIH SMART

Untuk menjadikan para orangtua lebih smart dalam menangani anak, selain lewat milis, dokter spesialis anak yang akrab disapa Wati ini pun memiliki program lain. Seperti mengadakan ceramah di kelompok pertemanan para orangtua, kerabat dekat, dan kelompok kecil lainnya. Kalaupun dipilih dalam bentuk seminar, workshop atau parenting class, semata-mata agar lebih sistematis dan komprehensif. Artinya, “Menggunakan berbagai strategi untuk mengubah pola pikir orangtua dalam hal pengobatan anak,” ujar dokter yang sejak 2003 secara informal aktif dalam kegiatan edukasi bagi para orangtua. Selain itu, ada juga parenting class yang diselenggarakan Jagadnita Consulting dengan nakita sebagai media partner-nya setiap bulan.

Acara-acara yang diadakan ini tentunya bertujuan sama, yakni menunjukkan bahwa mereka concern terhadap para orangtua yang ingin merawat dan mendidik anaknya dengan baik. Disamping ingin ikut mencerdaskan para orangtua dengan membekalinya pengetahuan mengenai masalah anak. Entah itu bidang psikologi, pendidikan, tumbuh kembang anak dan sebagainya.

Untungnya, kini semakin banyak institusi yang turut membantu menyediakan beragam kebutuhan orangtua guna memeroleh informasi dan pengetahuan yang berguna dalam pengasuhan si kecil. Para pembicara yang menyampaikan materi umumnya merupakan orang-orang pilihan yang pasti dapat diandalkan keilmuannya. Seperti workshop yang diselenggarakan studio kreativitas Art Explore bagi para orangtua sebagai bekal berharga untuk perkembangan kreativitas anaknya.

MANFAAT YANG TAK TERNILAI

Apakah “tren” orangtua yang aktif di berbagai acara dan milis yang berkaitan dengan masalah anak menandakan tingginya kesadaran orangtua pada masalah anak? Bukankah biaya yang harus dianggarkan setiap bulan untuk mengikuti berbagai kegiatan tadi relatif tidak sedikit? Belum lagi waktu yang harus diluangkan untuk menghadiri acara-acara tadi atau sekadar menyempatkan diri untuk membuka dan membaca milis secara rutin.

“Sejak ikut milis, paling-paling saya hanya perlu membawa si kecil ke dokter untuk imunisasi saja. Tadinya, bisa dua kali dalam sebulan! Sekarang, kalau anak sakit saya tak lagi terlalu panik. Sebelum membawanya ke dokter biasanya saya sharing dulu di milis. Alhamdulillah sering kali solusinya bisa saya peroleh tanpa perlu membawanya ke dokter. Yang juga mengun-tungkan, lama-kelamaan pengetahuan saya jadi bertambah karena masalah yang ditanyakan orangtua biasanya muncul secara berulang. Bahkan kadang saya pun bisa bantu jawab 3-4 email,” ujar Gendi yang rata-rata menerima 70-100 email sehari.

Manfaat yang sama juga dirasakan Adlia. Kehadiran buah hati tercinta telah membuatnya tertantang untuk belajar dan belajar mengenai ilmu tentang anak. Pengetahuan yang diperolehnya dari kegiatan parenting class langsung ia terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan cuma itu. Selain dapat ilmu, ia pun mengaku mendapat banyak teman baru yang bisa diajak saling berbagi pengalaman. Rasanya jadi tak berlebihan bila kekhawatiran dan ketakutan merupakan refleksi dari ketidaktahuan orangtua. Selama orangtua punya niat untuk terus meng-up grade dirinya tentang masalah seputar anak, setidaknya buah hati tercinta berada di tangan orang yang tepat. Semoga.

Dedeh Kurniasih. Foto: Dok. NAKITA

Sumber : Tabloid Nakita

4 Responses so far »

  1. 1

    draguscn said,

    Salam kenal ..

    Saya dokter di puskesmas di kabupaten probolinggo, puskesmas kami sedang merencanakan akan membuat klinik tumbuh kembang. Pelayanan tumbuh kembang anak pada balita di kecamatan kami, dan juga pelayanan konsultasi online melalui blog kami

    http://balitakami.wordpress.com

    Mohon masukan, kritik dan saran untuk lebih berkembangnya blog ini sebagai tempat kita mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak kita.

    Terima kasih

    draguscn.

  2. 2

    lenny said,

    memang penting kita mencari terus pengetahuan u/ mendidik anak, krn usia spt itu sangat rawan sekali, trims info nya ….🙂

  3. 3

    atha lakuary said,

    artikelnya sangat menarik karena kembang tumbuh anak harus kita perhatikan sejak dini…

  4. 4

    shiva said,

    terima kasih, saya juga tertarik utk berbagi pengalaman dan menimba pengalaman mengenai tumbuh kembang anak..saya tunggu keep in touch ya..bs juga ke facebook saya..salam


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: